"Nak, sebenarnya jika boleh memilih, bapak lebih memilih hidup di zaman dulu, ketika Indonesia masyarakatnya masih bergantung sepenuhnya dengan hasil alam. Karena bapak rasa hidup di zaman itu tidak 'macam-macam', kerja secukupnya, santai, dan semua kebutuhan terpenuhi, lahir maupun batin. Tidak seperti orang sekarang, yang kerja dengan tekanan, stress, dan apa-apa harus menuruti trend. Jadi nak, Orang Jawa pedalaman zaman dulu, kenapa banyak membuat candi yang megah-megah, itu karena mereka punya banyak waktu untuk membuatnya. Karena kegiatan mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya hanya dengan bertani, sudah cukup. Dan itu dilakukan tidak sepanjang tahun, cukup beberapa bulan waktu tanam dan waktu panen saja. sisanya, ketika menunggu waktu panen atau jeda sesudah panen, itu waktu mereka untuk berkreativitas, membuat candi, patung, gerabah dan lain-lain, atau mungkin nongkrong, ngumpul, dan bersosialisasi. Ketika kondisinya seperti itu, bapak yakin seluruh ke...