Postingan

Yakinkanlah

Gambar
Selamat pagi. Akankah kau datang hari ini? Bertemu bercengkrama seperti dulu. Ataukah sama seperti hari-hari yang sudah? Kau tak kunjung datang di tengah penantian ku yang panjang. Sudah, kau tidak usah memaksa jika belum ingin datang. Tapi yakinkanlah bahwa suatu saat kau pasti akan datang padaku. Kapanpun itu, yakinkanlah.

Rindu

Gambar
Saya rindu saat-saat seperti ini. Di mana keadaan yang mendesak dan menekan membuat diri ini menjadi semakin semangat untuk segera mencapai sesuatu yang dituju. Tantangan memang membuat saya lebih ingin bergerak dan mengerjakan segala sesuatu. Layaknya tahun lalu, ketika saya diamanati menjadi ketua umum di salah satu organisasi mahasiswa, hari demi hari seakan berjalan begitu cepat, karena sepanjang waktu ada rentetan masalah demi masalah mendesak yang harus segera diselesaikan. Saat-saat itu, jiwa ini terasa semakin tertantang, tidak apatis, dan produktif dengan segala capaian yang meskipun tidak seberapa. Berbeda jauh ketika masalah-masalah tersebut hilang seiring dengan selesainya amanah yang saya emban. Beberapa kebiasaan baik yang dulu sering sekali dilakukan seperti bersosialisasi dengan orang-orang, rajin membaca buku, dan menyegerakan tugas-tugas yang ada, hilang seiring waktu. Karena saya bukanlah termasuk orang yang mandiri, yang bisa membuat tantangan dan masalah sendir...

Sore yang menakjubkan

Gambar
memang begitu cantik sore itu. Saya sampai pangling ketika tiba-tiba saja kamu muncul di hadapan saya dengan senyum manismu itu. Setelah sekian lama, pertemuan di sore itu ibarat pelepas peluh dan dahaga yang sudah tidak lagi tertahankan. atau mungkin, seperti dalam ungkapan Sapardi Joko Darmono, pertemuan di sore itu bagai "hujan di bulan Juni", yang kedatangannya begitu ditunggu dan dinanti. Begitu kagetnya saya sore itu, ketika kamu datang tanpa permisi, yang tetiba saja mengundang kembali memori yang telah lalu. Kamu memang begitu cantik, ketika saya diam-diam menjelajahi matamu yang sedikit sayu, sambil berbasa-basi melontarkan beberapa pertanyaan kepadamu, dan kau menjawabnya. Suaramu bagitu khas, lembut dan amat pelan, begitu nyaman terdengar di telinga, sehingga saya  mencoba menghafal suaramu. Supaya jika wajahmu nanti hilang dalam ingatan, minimal saya akan tetap ingat suaramu. Ada satu hal yang tidak berubah darimu. yaitu tutur, sikap, dan gaya berbusan...

Hegemoni Jomblo

Gambar
Saat ini semuanya serba jomblo. Orang-orang menyebut dirinya sebagai jomblo. Para pedagang memakai jomblo sebagai nama produknya. Serta, Jomblo juga telah menjadi nama jalan di beberapa tempat. Tukang cukur menciptakan sebuah potongan rambut gaya baru yang dinamainya potongan jomblo, yang dipakai oleh laki-laki di seluruh dunia, termasuk Agung Herkules, Once, Donald Trump, Sahru Khan, Limbad, bahkan Raja Salman tidak mau ketinggalan. Saat ini jomblo sudah menjadi komoditas. Para dokter spesialis telah menemukan penyakit jenis baru yang menjangkit manusia di muka bumi  ini, yaitu penyakit jomblo. ada juga tingkatannya, dari stadium 1, 2, 3, dan seterusnya sampai 75, dan yang terparah yaitu 'jomblo akut'. Petani juga tak mau kalah, hanya mau membajak sawah dengan sapi atau kerbau jomblo, serta dengan bibit padi bermerk jomblo hibrida. Di dunia maya, Jomblo  menjadi browser paling banyak di gunakan di dunia, menyingkirkan google, mozila, opera dan yahoo. Serta ada juga aplika...

Bagaimana dan Rasa

Gambar
Kebahagiaan, ternyata bukanlah tentang 'apa', tapi tentang 'bagaimana'. Bukanlah apa yang ada dan didapat, melainkan bagaimana menyikapi segala yang ada. Hal-hal kecil, jika disikapi dengan baik dan disyukuri, sudah pasti menjadi kebahagiaan. Sebaliknya hal-hal besar, bagus dan mewah jika dipandang dan disikapi dengan sempit dan selalu ingin lebih, sampai kapanpun tidak akan menjadi kebahagiaan. Kebahagiaan, juga ternyata juga bukan apa yang di lihat orang sebagai kebahagiaan, tapi kebahagiaan itu ada dalam diri, dan hanya bisa dirasakan oleh diri sendiri. Mungkin saja orang memandang bahwa Si A itu bahagia dengan segala yang didapat, tapi siapa yang tahu, yang merasakan bahagia atau tidak hanya Si A, mungkin saja dia tidak bahagia. Makanya salah jika mengukur kebahagiaan dari bagaimana orang memandang. Hal demikian saya rasakan beberapa hari yang lalu, waktu mengunjungi perpustakaan PP. Muhammadiyah di daerah Menteng. Tujuan saya ke sana yaitu untuk mencari sumber ...

Pernyataan dengan Sedikit Pertanyaan

Gambar
"Nak, sebenarnya jika boleh memilih, bapak lebih memilih hidup di zaman dulu, ketika Indonesia masyarakatnya masih bergantung sepenuhnya dengan hasil alam. Karena bapak rasa hidup di zaman itu tidak 'macam-macam', kerja secukupnya, santai, dan semua kebutuhan terpenuhi, lahir maupun batin.  Tidak seperti orang sekarang, yang kerja dengan tekanan, stress, dan apa-apa harus menuruti trend. Jadi nak, Orang Jawa pedalaman zaman dulu, kenapa banyak membuat candi yang megah-megah, itu karena mereka punya banyak waktu untuk membuatnya. Karena kegiatan mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya hanya dengan bertani, sudah cukup.  Dan itu dilakukan  tidak sepanjang tahun, cukup beberapa bulan waktu tanam dan waktu panen saja. sisanya, ketika menunggu waktu panen atau jeda sesudah panen, itu waktu mereka untuk berkreativitas, membuat candi, patung, gerabah dan lain-lain, atau mungkin nongkrong, ngumpul, dan bersosialisasi. Ketika kondisinya seperti itu, bapak yakin seluruh ke...

Meracau Pujian

Gambar
Dalam momentum tertentu, menyenangkan hati orang dengan bersandiwara memang perlu juga dilakukan. Berkata rambutmu bagus, penampilanmu keren, atau kamu kurusan deh, dll, memang harus dikatakan pada momen dan kondisi yang menuntut itu harus dikatakan. Hal itu karena kebanyakan orang saat ini suka sekali dipuji, bahkan sampai pada haus pujian. Segala yang dilakukan dari A sampai Z dilakukannya agar mendapat pujian. Saya termasuk orang yang suka sekali memuji. Kalau dimintai pendapat saya tidak akan pernah berkata objektif. Jika orang menanyakan "bagus" atau "tidak", pasti akan berkata bagus. Karna merupakan hal yang sulit bagi saya untuk berkata "tidak bagus".  Meskipun hal yang dimaksud sebenarnya sangat tidak bagus dalam pandangan saya, paling mentok saya akan tetap berkata bagus, tapi dengan "alasan".  Di zaman sekarang, yang semua orang setiap detiknya update di media sosial, pesbuk, Instagram, Twitter, path, dll, saya rasa sebagian besar...